29 Sep 2025

Mahasiswa KKN Edukasi Warga Dembe I soal Status Tanah Sempadan

Gorontalo – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik II Tahun 2025 Universitas Negeri Gorontalo menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk “Edukasi Hukum terhadap Status Tanah Sempadan sebagai Aset Negara dan Kepastian Hukum bagi Masyarakat Pemilik Sertifikat”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (29/8/2025) di Kelurahan Dembe I, Kota Gorontalo.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari berbagai pihak, di antaranya Plh. Lurah Dembe I, Syamsu Qamar Idji, S.Kom., Akademisi Universitas Negeri Gorontalo Dolot Alhasni Bakung, S.H., M.H., serta perwakilan dari Kantor Pertanahan Kota Gorontalo, H. Yudi Prasetyo, S.H. Sosialisasi juga diikuti oleh puluhan masyarakat setempat.


Tanah Sempadan Jadi Isu Penting

Dalam sambutannya, Lurah Dembe I, Syamsu Qamar Idji menegaskan pentingnya pengelolaan tanah yang sesuai aturan hukum. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami status tanah sempadan sehingga sering terjadi kerancuan dan persoalan hukum.


> “Tanah merupakan salah satu aset penting yang keberadaannya harus dikelola secara bijak. Kurangnya pemahaman masyarakat terkait status tanah sempadan seringkali menimbulkan kerancuan hukum, sehingga kegiatan sosialisasi ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran warga,” ungkapnya.


Memberikan Kepastian Hukum

Narasumber Dolot Alhasni Bakung, S.H., M.H. menjelaskan pentingnya pemahaman hukum bagi masyarakat agar tidak terjebak dalam persoalan agraria. Ia menekankan bahwa kepastian hukum menjadi kunci utama dalam mengelola tanah yang berbatasan dengan sempadan.

Sementara itu, perwakilan BPN Kota Gorontalo, H. Yudi Prasetyo, S.H., memaparkan langkah-langkah teknis yang harus ditempuh masyarakat untuk memastikan legalitas tanah yang mereka miliki. Ia juga menekankan bahwa tanah sempadan memiliki fungsi penting sebagai aset negara yang tidak bisa dialihkan sembarangan.


Diharapkan Minimalkan Sengketa

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap masyarakat dapat memahami hak dan kewajiban sebagai pemilik sertifikat tanah, serta lebih berhati-hati dalam mengelola lahan yang berada di wilayah sempadan.

Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat Dembe I. Mereka berharap edukasi hukum seperti ini dapat terus dilakukan secara berkesinambungan agar sengketa pertanahan dapat diminimalisir di kemudian hari.

Share:

29 Jul 2025

๐Ÿ”ฅEmas di Persimpangan: Akankah XAU/USD Tersungkur atau Bangkit Kembali?

Ketika mentari baru menyapa pasar keuangan global, harga emas (XAU/USD) kembali menjadi sorotan tajam. Pekan ini, komoditas paling legendaris ini tengah berdiri di ambang keputusan besar: apakah ia akan bangkit dari tekanan atau justru makin tenggelam dalam bayang-bayang kekuatan dolar dan ketidakpastian makroekonomi?


๐Ÿ“‰ Penurunan Diam-diam tapi Mematikan

Harga XAU/USD perlahan-lahan mundur dari zona resistance kunci $3.342–$3.357. Garis tren naik sejak Mei kini telah patah, membuka jalan bagi potensi penurunan yang lebih dalam. Support penting di level $3.310 dan $3.285 kini menjadi pertahanan terakhir emas dari kejatuhan yang lebih parah.

Yang membuat suasana makin tegang, RSI harian menunjukkan pelemahan momentum — sinyal bahwa kekuatan beli mulai kehilangan napas.

๐Ÿ’ฅ Faktor Fundamental: Emas Ditekan dari Banyak Arah

1. Kuatnya Dolar AS

Optimisme pasar terhadap kesepakatan dagang antara AS dan Eropa, serta penguatan indeks dolar, telah menekan permintaan terhadap aset safe haven seperti emas. Investor besar memilih kembali ke pasar saham dan obligasi.

2. Ketegangan Jelang Keputusan The Fed

Dengan jadwal rapat FOMC dan rilis data GDP serta PCE minggu ini, pasar tengah menahan napas. Kebijakan suku bunga dan sikap hawkish dari The Fed akan sangat menentukan arah selanjutnya bagi XAU/USD.

3. Perubahan Sentimen Global

Meskipun masih ada kekhawatiran geopolitik dan potensi resesi, minat terhadap emas mulai bergeser ke aset-aset dengan imbal hasil yang lebih tinggi. Bahkan beberapa analis besar seperti Citi memperkirakan harga emas akan kembali di bawah $3.000 dalam beberapa bulan ke depan.

๐ŸŽฏ Level Teknis Kunci Minggu Ini

Support.     : $3.310 – $3.285 – $3.240


Resistance : $3.342 – $3.370 – $3.400


Jika XAU/USD tidak mampu bertahan di atas $3.285, maka skenario bearish akan semakin kuat, membuka kemungkinan menuju $3.240 atau bahkan lebih rendah. Sebaliknya, jika harga kembali menembus $3.342 dengan volume kuat, maka peluang rebound menuju $3.370 akan terbuka lebar.

๐Ÿงญ Strategi Trading: "Sell on Rise" atau Tunggu Breakout?

Di tengah ketidakpastian ini, sebagian besar analis menyarankan pendekatan konservatif:

Situasi Pasar Rekomendasi

Harga di bawah $3.342

Sell on rally (jual saat naik)

Harga menembus $3.370

Buy breakout (beli saat tembus)

Konsolidasi mendatar Wait and see

๐Ÿ•ฏ️ Penutup: Emas Bukan Sekadar Logam, Tapi Cerminan Ketakutan & Harapan

XAU/USD minggu ini bukan hanya soal angka teknikal atau grafik candlestick. Ia adalah refleksi jiwa pasar global, di mana ketakutan akan inflasi, perang dagang, dan arah ekonomi dunia berpadu dalam satu harga.

Apakah emas akan kembali bersinar? Ataukah tekanan dolar dan spekulasi suku bunga akan membuatnya terpuruk?

Hanya waktu dan pasar yang akan menjawab.


๐Ÿ“Œ Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif, bukan saran investasi. Selalu gunakan analisa pribadi dan manajemen risiko dalam setiap keputusan trading.

Share:

23 Jul 2025

Ketimun: Si Hijau Segar Penuh Keajaiban Alam

Dalam dunia yang serba cepat dan penuh tekanan ini, kadang kita lupa bahwa alam telah menyediakan begitu banyak solusi sederhana namun luar biasa. Salah satunya adalah ketimun, si hijau segar yang sering kita temui di meja makan, lalapan, atau bahkan perawatan wajah. Namun, tahukah kamu bahwa ketimun menyimpan sejuta manfaat yang mampu menyentuh berbagai aspek kesehatan tubuh kita?

Mari kita telusuri satu per satu keajaiban yang tersembunyi di balik irisan tipis ketimun ini.

๐Ÿ’ง 1. Penghapus Dahaga dari Dalam Tubuh

Ketimun bukan hanya pelepas haus secara fisik, tapi juga penyegar dari dalam. Kandungan airnya mencapai 95%, menjadikannya pilihan ideal untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi, terutama saat cuaca panas melanda atau tubuh lelah setelah seharian beraktivitas.

๐Ÿงด 2. Penjaga Kecantikan Kulit Alami

Tak heran jika potongan ketimun kerap menghiasi mata para wanita yang sedang bersantai di spa. Di balik kesegarannya, ia menyimpan antioksidan dan vitamin C yang membantu mengurangi peradangan, meredakan iritasi, hingga menyegarkan mata yang lelah. Kulit pun terasa lebih halus, segar, dan bercahaya secara alami.

๐ŸŒฟ 3. Sahabat Sistem Pencernaan

Ketimun adalah sahabat sejati bagi perut kita. Kandungan serat dan airnya membantu memperlancar pencernaan, mencegah sembelit, dan menjaga usus tetap sehat. Konsumsi ketimun secara rutin bisa menjadi langkah kecil yang berdampak besar bagi sistem pencernaanmu.

❤️ 4. Penyeimbang Tekanan Darah

Bagi penderita tekanan darah tinggi, ketimun adalah teman yang baik. Ia mengandung potasium yang membantu mengurangi efek buruk kelebihan natrium dalam tubuh, menjaga tekanan darah tetap stabil, dan mendukung kerja jantung.

๐Ÿ›ก️ 5. Benteng Antioksidan Alami

Ketimun adalah sumber alami dari flavonoid dan tanin, dua antioksidan yang melindungi tubuh dari radikal bebas, memperkuat sistem imun, dan memperlambat proses penuaan sel.

๐Ÿฉธ 6. Ramah untuk Penderita Diabetes

Beberapa studi menunjukkan bahwa konsumsi ketimun secara rutin dapat membantu menurunkan kadar gula darah serta mengurangi risiko komplikasi pada penderita diabetes. Ia bekerja dengan lembut, namun sangat efektif dalam menyeimbangkan kadar glukosa.

๐Ÿฝ️ 7. Camilan Diet yang Menenangkan

Ingin menurunkan berat badan tanpa rasa lapar berlebih? Ketimun jawabannya. Rendah kalori namun kaya air dan serat, ia membuatmu kenyang lebih lama tanpa menambah angka timbangan. Sebuah solusi sehat dan lezat untuk tubuh ideal.

๐Ÿฆท 8. Penyegar Nafas dan Pelindung Mulut

Aroma mulut tak sedap? Ketimun mampu membantu mengatasinya. Mengunyah ketimun merangsang produksi air liur yang membersihkan bakteri penyebab bau mulut. Mulut terasa segar, dan percaya dirimu meningkat!

๐Ÿฆด 9. Pendukung Tulang yang Kuat

Siapa sangka ketimun menyimpan vitamin K, elemen penting dalam menjaga kekuatan tulang dan pembekuan darah. Cocok untuk segala usia, terutama dalam mencegah pengeroposan tulang di usia lanjut.

๐ŸŒฑ 10. Pembersih Alami Racun Tubuh

Dalam kesunyian, ketimun bekerja membersihkan tubuh dari dalam. Ia membantu menyaring racun melalui ginjal dan hati, memperlancar buang air kecil, dan menjaga keseimbangan cairan tubuh.

๐Ÿƒ Sederhana Tapi Bermakna

Ketimun mungkin tampak sederhana. Namun di balik kesederhanaannya, ia membawa kekayaan manfaat yang luar biasa. Ia adalah anugerah hijau dari bumi, yang layak kita apresiasi lebih dari sekadar penghias piring.

Jadi, lain kali saat kamu melihat ketimun di meja makan—jangan abaikan. Gigitlah, dan biarkan tubuhmu merasakan kebaikan alam yang menenangkan.

Share:

Bitcoin Menari di Ujung Segitiga: Menuju $126.000 atau Terpeleset ke $110.000?


Minggu ini, dunia kripto kembali membara. Bitcoin—raja segala mata uang digital—kembali berdiri di panggung utama, menari di ujung segitiga teknikal, memicu sorotan para analis dan degup jantung para investor.

Harga BTC saat ini berada di sekitar $119.500, naik tipis namun penuh tensi. Geraknya bagaikan seorang pendekar yang bersiap menebas batas antara lonjakan berikutnya... atau jurang koreksi yang membayangi.

๐Ÿ’น Panggung Teknikal: Breakout Segitiga, Antara Harapan dan Ketakutan

Di grafik 4 jam, sebuah pola segitiga naik (ascending triangle) mulai terbentuk. Analis melihat potensi breakout yang bisa mengantar BTC menuju $126.200 dalam waktu dekat. Namun, seperti meniti tali di ketinggian, satu langkah keliru bisa membuatnya terpeleset ke support penting $116.000, atau bahkan jatuh ke $110.000.

Teknikal lainnya pun berbicara:

MACD menunjukkan sinyal bullish.

EMA 20 dan 50 telah berpotongan mendukung tren naik.

Tapi RSI... mulai mendekati area jenuh beli. Hati-hati, euforia bisa berubah jadi koreksi.

๐Ÿ“œ Faktor Fundamental: Undang-Undang Baru, Angin Segar dari Capitol Hill

Bukan hanya grafik yang bergemuruh. Di balik layar politik AS, angin segar berembus dari pengesahan tiga undang-undang penting: GENIUS Act, CLARITY Act, dan Anti-CBDC Act. Ini bukan sekadar akronim keren, tapi sinyal terang bahwa Bitcoin mendapat tempat yang lebih pasti dalam lanskap regulasi AS.

Investor institusional pun tersenyum. ETF spot BTC masih mencatat inflow kuat, kapitalisasi pasar kripto tembus $4 triliun, dan prediksi dari sejumlah analis menyebut harga bisa meroket ke $200.000 sebelum tahun ini berakhir. Mimpi? Atau nubuatan digital?

๐Ÿ”ฅ Sentimen Pasar: Antara Greed dan Keyakinan

Indeks Fear & Greed saat ini berada di angka 72—zona "Greed". Ini berarti pasar sedang sangat yakin. Tapi seperti kata Warren Buffett, "Saat orang lain rakus, waspadalah." Apakah ini saat untuk menepi... atau menambah posisi?

Volume perdagangan tetap tinggi. Di platform OANDA, 97% trader retail memegang posisi long. Itu bisa jadi sinyal bullish... atau jebakan massal yang menanti pembalikan tiba-tiba.

๐ŸŽฏ Kesimpulan: Jangan Berkedip

Bitcoin berada di persimpangan. Jika menembus garis atas segitiga, minggu ini bisa menjadi momen emas untuk trader jangka pendek dan investor jangka panjang. Tapi jika gagal bertahan di atas $116k, koreksi tajam bisa datang cepat, tanpa aba-aba.

Apa yang harus dilakukan?

Trader: Pertimbangkan posisi long saat pullback ke area $116k–117k. Targetkan $124k–126k, pasang stop loss ketat.

Investor: Momentum jangka panjang tetap kuat, namun tetap waspada dan jangan tergoda euforia sesaat.

Penasaran: Pantau volume, perhatikan retorika politik, dan... jangan lupakan psikologi pasar.


Bitcoin bukan sekadar aset. Ia adalah simbol zaman. Minggu ini, ia mengajarkan satu hal: dalam pasar kripto, satu jam bisa mengubah segalanya. Maka, bersiaplah... karena drama ini baru dimulai.

Share:

Cari Blog Ini

DAFTAR BERITA

Mahasiswa KKN Edukasi Warga Dembe I soal Status Tanah Sempadan

Gorontalo – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik II Tahun 2025 Universitas Negeri Gorontalo menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk “...

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog