Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo, BYD Atto 1 mencatat distribusi sebanyak 4.233 unit dari pabrik ke dealer sepanjang Juli 2026.
Angka tersebut menjadikan Atto 1 sebagai satu-satunya mobil listrik yang menembus distribusi lebih dari 4.000 unit dalam satu bulan.
Posisi kedua ditempati Jaecoo J5 EV dengan distribusi 3.155 unit. Sementara itu, Geely EX2 berada di posisi ketiga dengan 1.592 unit.
Menariknya, posisi BYD Atto 1 kembali menguat setelah pada Juni 2026 takhta mobil listrik terlaris sempat dikuasai Jaecoo J5 EV. Distribusi Atto 1 pada Juli juga meningkat dibandingkan Juni yang tercatat sebanyak 2.249 unit.
Secara keseluruhan, distribusi mobil listrik di Indonesia pada Juli 2026 mencapai 13.972 unit, meningkat sekitar 10 persen dibandingkan Juni yang berada di angka 12.701 unit.
Kehadiran sejumlah model baru membuat persaingan semakin ketat. Salah satunya Wuling Aira EV, yang langsung mencatat distribusi 721 unit pada Juli setelah diperkenalkan di pasar Indonesia.
Dominasi BYD Atto 1 menunjukkan bahwa persaingan mobil listrik di Indonesia semakin serius. Konsumen kini memiliki semakin banyak pilihan, sementara produsen harus berlomba menghadirkan kendaraan listrik dengan harga, teknologi, desain, dan fitur yang semakin menarik.
Apakah BYD Atto 1 mampu mempertahankan posisi sebagai mobil listrik terlaris pada bulan-bulan berikutnya? Kita tunggu perkembangan pasar selanjutnya.







0 comments:
Posting Komentar